Pengurus AMKI Indramayu 2026-2029 Dilantik, Lucky Hakim Dorong Pers Profesional

INDRAMAYU – Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Indramayu periode 2026-2029 resmi dilantik di Aula Pendopo Bupati Indramayu, Jumat (15/5/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Bupati Lucky Hakim menekankan pentingnya penguatan profesionalisme pers di tengah perubahan lanskap media digital yang berkembang cepat.

Pelantikan pengurus AMKI Indramayu berlangsung dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers dari berbagai media di Kabupaten Indramayu.

Prosesi pelantikan dipimpin Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, yang memandu pembacaan janji Prasetya pengurus. Sebelumnya, Sekretaris AMKI Jawa Barat, Eko Juniarto, membacakan surat keputusan kepengurusan AMKI Kabupaten Indramayu periode 2026-2029.

Pelantikan kepengurusan itu juga dihadiri Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, bersama jajaran pengurus tingkat pusat dan provinsi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi media di daerah.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim berharap AMKI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.

“Di era digital ini, kami membutuhkan mitra media yang mampu menyajikan informasi cepat, namun tetap akurat,” ujar Lucky.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital menuntut media untuk tetap menjaga kualitas jurnalistik, verifikasi data, dan independensi pemberitaan.

Lucky juga menyoroti pentingnya menjaga ruang informasi publik yang sehat di tengah maraknya penyebaran hoaks dan informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

Ia menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap kritik selama disampaikan sesuai kaidah jurnalistik dan berdasarkan fakta.

“Mana berita, mana propaganda, tentu masyarakat bisa menilai,” kata Lucky.

Sementara itu, Dewan Penasihat AMKI Indramayu, Adun Sastra, mengingatkan insan pers agar tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik dan mengedepankan verifikasi dalam setiap pemberitaan.

Ia menegaskan bahwa profesionalisme media menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah derasnya arus informasi digital.

Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, mengatakan, konvergensi media menjadi ruang kolaborasi lintas platform dalam menghadirkan informasi yang berimbang dan mencerdaskan masyarakat.

“Konvergensi menjadi jalan untuk membangun kolaborasi lintas platform media,” ujar Tundra.

Ia berharap AMKI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus ikut mengawal pembangunan melalui karya jurnalistik yang profesional.

“Indramayu memiliki sejarah panjang dalam dunia pers yang perlu terus dijaga dengan baik,” ujar Tundra penuh semangat.

Hal senada disampaikan Catur Azi. Ia berharap AMKI dapat menjadi wadah pemersatu media serta memperkuat ekosistem pers yang sehat dan profesional di Jawa Barat, khususnya di Indramayu.

Ketua AMKI Kabupaten Indramayu terlantik, Andry Prayitna, menyatakan kepengurusan yang baru akan fokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia jurnalis serta adaptasi teknologi media di era konvergensi.

“Kami akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan informasi yang berkualitas dan bermanfaat,” kata Andry.

Tari Topeng

Suasana pelantikan turut dimeriahkan penampilan Tari Topeng khas Indramayu yang dibawakan Zahra (14) dari Sanggar Swarna Dahayu.

Penampilan siswi SMP tersebut mendapat apresiasi dari tamu undangan yang hadir di Pendopo Bupati Indramayu.

Suasana pelantikan semakin semarak dengan penampilan Tari Topeng khas Indramayu yang dibawakan Zahra (14) dari Sanggar Swarna Dahayu.

Suasana pelantikan semakin semarak dengan penampilan Tari Topeng khas Indramayu yang dibawakan Zahra (14) dari Sanggar Swarna Dahayu. Penampilan siswi kelas VII SMP tersebut mendapat perhatian tamu undangan yang hadir di pendopo.

Zahra mengaku mulai belajar menari sejak duduk di bangku kelas VI sekolah dasar. Ketertarikannya terhadap seni tari tumbuh dari lingkungan sanggar dan dukungan keluarga.

Penampilan siswi kelas VII SMP tersebut mendapat perhatian tamu undangan yang hadir di pendopo.

Andy Prayitna menilai pelestarian budaya daerah perlu berjalan beriringan dengan perkembangan media dan teknologi informasi.(red)

Scroll to Top